Bab 5 : Perubahan Sifat Benda

Bab 5 : PERUBAHAN SIFAT BENDA

A.Perubahan sifat benda karena dipanaskan

71

Air yang dididihkan akan berubah menjadi uap air. Uap air termasuk benda gas. Bentuknya tidak dapat kita lihat. Namun, kita dapat melihat bentuk uap air yang didinginkan. Jika uap air didinginkan, akan kembali menjadi air. Margarin dan cokelat termasuk benda padat. Margarin dan cokelat akan meleleh jika dipanaskan. Pemanasan dapat mengubah bentuk dan sifat suatu benda. Pemanasan membuat benda cair berubah menjadi gas. Selain itu benda padat dapat berubah menjadi benda cair.

B.Perubahan sifat benda karena diletakkan ditempat terbuka

sew

Contoh perubahan sifat benda saat diletakkan di udara terbuka adalah kapur barus. Agar tidak berbau apek, diletakkan kapur barus. Lama-kelamaan ukuran kapur barus akan menyusut kecil. Bahkan, kapur barus dapat menjadi hilang. Ke manakah kapur barus yang hilang tersebut? Kapur barus yang diletakkan di ruangan terbuka akan berubah wujud. Kapur barus berubah bentuk menjadi benda gas. Bentuk gas dari kapur barus ini tidak dapat kita lihat. Akan tetapi, kita dapat merasakannya, yaitu pakaian menjadi harum. Pakaian dalam lemari menjadi harum karena bau dari kapur barus. Air yang didinginkan, akan berubah menjadi es batu. Air berubah menjadi es batu jika didinginkan sampai suhunya 0OC. Air yang mula-mula benda cair, akan berubah menjadi es. Es batu termasuk benda padat.

C.Perubahan sifat benda karena dibakar

72

Semua benda akan berubah warna menjadi hitam jika dibakar. Selain warna, benda yang dibakar juga mengalami perubahan sifat. Misalnya, bentuk, ukuran, dan bau. Bau yang ditimbulkan berasal dari asap yang mengepul. Bahan bakar seperti bensin dan batu bara juga berubah wujud. Kedua benda tersebut berubah wujud dari cair dan padat menjadi gas. Gas yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar adalah asap. Perubahan sifat benda ada yang tetap dan sementara. Kertas yang terbakar merupakan perubahan tetap. Bentuk kertas yang terbakar tidak dapat kembali seperti semula. Sebaliknya, air yang membeku menjadi es merupakan perubahan sementara. Es batu dapat kembali berubah wujud menjadi air. Makanan yang dimasak mengalami perubahan rasa. Selain itu, mengalami perubahan ukuran, bentuk, dan warna. Misalnya, telur setelah dimasak akan berubah warna. Telur menjadi berwarna kuning putih dan mengeras. Padahal semula telur mentah berwarna kuning bening dan encer.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s